Airlangga juga mengunjungi Deep Robotics, perusahaan teknologi yang memiliki spesialisasi dalam robot quadruped untuk inspeksi industri, tanggap darurat, dan operasi berisiko tinggi. Delegasi menilai adanya kesesuaian teknologi ini dengan kebutuhan Indonesia, baik untuk operasional sektor energi dan pertambangan maupun untuk memperkuat kapasitas tanggap bencana nasional.
Teknologi Deep Robotics dapat menjadi terobosan penting dalam mendukung operasi di daerah terpencil dan sulit dijangkau. Di samping itu, inovasi ini turut membuka peluang kemitraan sistem integrasi dengan perusahaan lokal sebagai bagian dari upaya kolektif membangun kemandirian dan daya saing industri nasional.
Kunjungan diakhiri dengan peninjauan ke China Information and Communication Technologies Group (CICT) dan anak usahanya, FiberHome. Sebagai BUMN China berskala global di bidang infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, CICT-FiberHome telah memiliki rekam jejak panjang di Indonesia, khususnya dalam penyediaan perangkat telekomunikasi dan jaringan serat optik.
“Ke depan, terbuka ruang kolaborasi investasi yang lebih luas di Indonesia guna mengembangkan pusat data maupun infrastruktur komunikasi generasi berikutnya,” kata Airlangga.
(NIA DEVIYANA)