sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Airlangga: Industri Alas Kaki Resilien, Tapi Perlu Waspada Penerapan Tarif Resiprokal AS

Economics editor Febrina Ratna Iskana
22/01/2026 10:10 WIB
Airlangga mengatakan industri alas kaki nasional mampu bertahan di tengah ketidakpastian global, tercermin dari pertumbuhan nilai ekspor dan investasi.
Airlangga: Industri Alas Kaki Resilien, Tapi Perlu Waspada Penerapan Tarif Resiprokal AS. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Airlangga: Industri Alas Kaki Resilien, Tapi Perlu Waspada Penerapan Tarif Resiprokal AS. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Pemerintah juga berkomitmen terus menciptakan ekosistem usaha yang kondusif melalui sinergi yang erat bersama APRISINDO. Upaya tersebut meliputi reformasi regulasi ketenagakerjaan dan penguatan kualitas sumber daya manusia industri, simplifikasi perizinan dan standarisasi biaya K3 berbasis risiko, optimalisasi logistik dan percepatan arus bahan baku, akselerasi penerapan ekonomi sirkular, serta penguatan diplomasi perdagangan untuk merespons tantangan kebijakan tarif global.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan bahwa Munas XI APRISINDO ini merupakan momentum krusial untuk menetapkan arah kebijakan organisasi yang adaptif dan visioner, guna mengawal transformasi ekonomi dan penerapan standar keberlanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah dan dunia usaha, industri alas kaki Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tampil sebagai pemimpin di pasar global. Menko Airlangga juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya Munas XI APRISINDO dan berharap dapat menghasilkan keputusan strategis yang membawa kemajuan bagi industri alas kaki nasional dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada APRISINDO atas dedikasi dan kontribusinya selama 37 tahun sebagai mitra strategis Pemerintah dalam memajukan industri alas kaki Indonesia. Munas XI ini menjadi wadah penting untuk mengkonsolidasikan pandangan, merumuskan rekomendasi strategis, serta menyepakati langkah-langkah nyata dunia usaha dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di sektor industri padat karya,” kata Airlangga. 

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement