IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan industri alas kaki nasional mampu bertahan di tengah ketidakpastian global, tercermin dari pertumbuhan nilai ekspor dan investasi.
“Di tengah dinamika dan ketidakpastian global, industri alas kaki nasional menunjukkan tingkat resiliensi yang kuat. Pada 2024, nilai ekspor industri alas kaki tumbuh signifikan sebesar 13,13 persen dan mencapai USD7,28 miliar. Capaian ini mencerminkan daya saing yang kuat dan tetap terjaga di pasar global,” ungkap Airlangga yang hadir secara virtual dalam acara Musyawarah Nasional ke-XI Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO), Rabu (21/1/2026).
Kepercayaan investor terhadap sektor ini juga terus meningkat dengan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada 2024 mencapai USD859 juta, dan hingga semester I-2025 telah mencapai USD803 juta.
Tingginya minat investasi ini sejalan dengan tingkat utilisasi industri yang konsisten berada di atas 80 persen. Hal ini menandakan kapasitas produksi yang optimal dan prospek usaha yang positif.
“Namun demikian, kita perlu tetap waspada terhadap berbagai tantangan termasuk diberlakukannya kebijakan tarif resiprokal sebesar 19% di pasar Amerika Serikat,” Kata Airlangga.