Hubungan ekonomi Indonesia dan Eropa telah memiliki akar historis yang panjang sejak era perdagangan rempah-rempah pada abad ke-15. Airlangga menegaskan bahwa perjanjian modern ini menjadi landasan strategis untuk mentransformasikan relasi bilateral ke tingkat yang lebih adil dan berdaya guna.
"Sekarang sudah waktunya kita membuat kerja sama yang lebih setara, di mana daftar prioritas dari kedua belah pihak diimplementasikan demi kemakmuran dan kesejahteraan bersama masyarakat Uni Eropa serta Indonesia," kata Airlangga.
(Rahmat Fiansyah)