Salah satunya Kementerian Pertahanan (Kemenhan), yang realisasi belanjanya dalam beberapa tahun terakhir tercatat jauh melampaui alokasi awal. Peningkatan tersebut terutama berkaitan dengan agenda penguatan pertahanan dan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).
Awalil mencatat, pada APBN 2024 Kemenhan mendapatkan alokasi Rp139,27 triliun. Namun, realisasinya mencapai Rp190,46 triliun atau 136,76 persen dari pagu.
Kenaikan semakin signifikan pada 2025. Dari alokasi awal sebesar Rp166,26 triliun, realisasi belanja Kemenhan melonjak menjadi Rp348,94 triliun atau mencapai 209,87 persen.
Sementara pada APBN 2026, pemerintah mengalokasikan Rp187,1 triliun untuk Kemenhan. Namun, berdasarkan outlook pemerintah, realisasinya diperkirakan mencapai Rp285,31 triliun atau 152,49 persen dari pagu awal.
"Pada APBN 2024, Kemenhan dialokasikan sebesar Rp139,27 triliun dan realisasinya sebesar Rp190,46 triliun (136,76 persen). Lebih spektakuler lagi pada APBN 2025 dengan alokasi Rp166,26 triliun, realisasinya menjadi lebih dari dua kali lipat sebesar Rp348,94 triliun (209,87 persen)," kata Awalil.