Bahlil juga memaparkan sejumlah proyek infrastruktur yang akan menjadi bagian dari program Kementerian ESDM pada 2027. Di antaranya, pembangunan jaringan gas rumah tangga untuk 959.232 sambungan rumah dengan anggaran sekitar Rp5,21 triliun.
Selain itu, pemerintah menyiapkan Rp9,67 triliun untuk pembangunan infrastruktur listrik desa pada 2027-2028 yang mencakup 1.250 lokasi.
Program BPBL juga direncanakan menyasar 250 ribu rumah tangga dengan anggaran Rp593,18 miliar. Namun, Bahlil menyatakan dirinya telah memberikan arahan agar target tersebut dinaikkan menjadi 400 ribu hingga 500 ribu rumah tangga.
"BPBL serta konsultan pengawas untuk 250.000 rumah tangga sebesar Rp593,18 miliar, saya tadi baru habis kasih arahan untuk BPBL-nya dinaikkan menjadi 400 sampai 500 ribu rumah tangga," kata Bahlil.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk program konversi motor listrik sebanyak 63 ribu unit sebesar Rp635,24 miliar dan kompor listrik sebesar Rp815,56 miliar.