Ada pula program konverter kit untuk petani sebanyak 14 ribu paket dengan anggaran Rp158,50 miliar.
Bahlil menegaskan berbagai alokasi tersebut diarahkan untuk memperluas akses energi sekaligus mendorong pemerataan manfaat pembangunan sektor energi bagi masyarakat.
"Semuanya kita bikin program pro rakyat dan infrastruktur. Jadi tidak yang dimain-mainin di bagian kita. Urusan perjalanan dinas urusan rapat-rapat aneh terlalu banyak, kita perkecil. Ini bagian daripada menerjemahkan arahan Presiden," ujar Bahlil.
(NIA DEVIYANA)