“Kalau bicara teknologi, kita nggak bisa hindari. Digital ekonomi itu enabler untuk pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.
Apindo juga mendorong adanya pembenahan dari sisi pendidikan, agar generasi muda tak hanya cakap secara sosial digital, tapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk berwirausaha sekaligus meningkatkan kapasitas diri.
Ia menambahkan perlunya literasi teknologi untuk dapat menjembatani skill gap yang selama ini menjadi penghambat.
Pihaknya mendorong agar pemanfaatan teknologi diarahkan pada peningkatan daya saing individu dan produktivitas masyarakat.
“Jangan sampai jagoan tech-nya hanya di media sosial. Tapi bagaimana teknologi bisa dipakai untuk wirausaha,” tuturnya.
(kunthi fahmar sandy)