AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Aplikasi Wirausaha Majoo Disuntik USD10 Juta, Siap Dorong Bisnis UMKM

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Senin, 15 Agustus 2022 16:57 WIB
Pendanaan tersebut didapat dari konsosrium yang dipimpin oleh investor teknologi global yang dirahasiakan.
Aplikasi Wirausaha Majoo Disuntik USD10 Juta, Siap Dorong Bisnis UMKM (foto: MNC Media)
Aplikasi Wirausaha Majoo Disuntik USD10 Juta, Siap Dorong Bisnis UMKM (foto: MNC Media)

IDXChannel - Perusahaan rintisan (startup) berbasis aplkasi yang berfokus pada segmen wirausaha, Majoo, mengumumkan kesuksesannya meraih pendanaan putaran pertama seri A senilai US$10 Juta, atau setara dengan Rp149 miliar.

Pendanaan tersebut didapat dari konsosrium yang dipimpin oleh investor teknologi global yang dirahasiakan, dengan partisipasi dari deretan investor prominent lainnya seperti BRI Ventures, AC Ventures, Quona Capital dan Xendit.

Hingga Juli 2022, aplikasi wirausaha Majoo menunjukkan adanya product market fit dengan berhasil merangkul 35,000 pelaku usaha dari seluruh Indonesia. Sejak peluncurannya, Majoo mencatatkan akumulasi nilai transaksi sebesar 166 juta transaksi UMKM.

Founder & CEO Majoo Indonesia, Adi Wahyu Rahadi, mengatakan bahwa pihaknya saat ini fokus membuka potensi UMKM Indonesia dengan menyediakan lebih banyak produk, memperluas jangkauan pelanggan, dan memulai kemitraan untuk mempercepat penetrasi pasar.

Melalui pendanaan ini, lanjut Adi, Majoo terus melanjutkan misi jangka panjangnya berupa menghadirkan inovasi dan teknologi yang komprehensif dan menjadikannya sebagai solusi end to end SaaS.

"Dengan menghadirkan satu aplikasi banyak fungsi, satu harga untuk semua kebutuhan wirausaha, fitur majoo mulai dari kasir online, pencatatan inventory, pengelolaan karyawan termasuk pencatatan absensi, pencatatan komisi, hingga penggajian bisa diatur secara otomatis untuk UMKM Indonesia yang kemudian akan menjadi pendorong pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia," ujar Adi, dalam keterangan resminya, Senin (15/8/2022).

Adi menilai dengan pendanaan tersebut pihaknya terus memperluas pasar di Indonesia, dengan menawarkan solusi untuk UMKM dalam menjalankan operasional bisnis dan membantu menumbuhkan bisnis mereka. Pendanaan ini menandai fase pertumbuhan baru bagi perusahaan dengan dukungan dari investor papan atas dengan portfolio global, seperti BRI Ventures, AC Ventures, Quona Capital dan Xendit. 

Para investor, tidak hanya menyediakan pendanaan bagi Majoo untuk melanjutkan misi perusahaan ke depan, tetapi juga memberikan arahan dan dukungan strategi bagi bisnis sehingga bisa memaksimalkan dan memperkuat posisi perusahaan di Industri SaaS. Fokus utama Majoo setelah pendanaan seri A adalah berinvestasi pada produk dan talenta. Langkah ini sekaligus menghadirkan solusi dan layanan untuk UMKM Indonesia. 

Tak hanya itu, Majoo akan mendorong akselerasi dari visi perusahaan untuk memperkuat posisinya di market dengan memperkaya ekosistem melalui kerjasama di berbagai sektor industri strategis, seperti jasa keuangan, e-commerce, dan layanan lainnya. 

“Majoo berada di garis depan teknologi yang memberdayakan UMKM untuk muncul lebih kuat dari pandemi karena konsumen dan bisnis merangkul kebiasaan konsumsi digital. Selain itu, retensi 12 juta pelanggan mereka lebih dari 80 persen menunjukkan betapa berharganya platform majoo bagi para pengguna, ” ujar Founder & Managing Partner AC Ventures, Adrian Li, dalam kesempatan yang sama. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD