AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

AS Habiskan Rp30 Ribu Triliun Gempur Taliban, JK: Afghanistan Kuat dan Hebat!

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Sabtu, 21 Agustus 2021 19:49 WIB
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut Afganistan sebagai bangsa yang kuat dan hebat.
AS Habiskan Rp30 Ribu Triliun Gempur Taliban, JK: Afghanistan Kuat dan Hebat! (FOTO: MNC Media)
AS Habiskan Rp30 Ribu Triliun Gempur Taliban, JK: Afghanistan Kuat dan Hebat! (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut Afghanistan sebagai bangsa yang kuat dan hebat. Pasalnya berhasil membuat tiga negara besar salah satunya Amerika Serikat (AS) kalah dan mundur teratur.

“Sebenarnya kalau kita lihat sejarah bangsa Afganistan itu bangsa yang kuat dan hebat. Karena tidak ada bangsa ataupun negara yang bisa melawan tiga negara besar. Dan semua dikalahkan,” katanya dalam diskusi publik yang bertema Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Peran Indonesia, Sabtu (21/8/2021).

JK menyebut negara pertama yang dikalahkan Afghanistan adalah Inggris. Dimana pada awal abad 20an Inggris mencoba menaklukkan Afghanistan.

“Tapi mereka juga akhirnya kalah dan mundur. Dan terjadilah kemerdekaan Afghanistan sejak awal abad 20 tahun 1918,” ujarnya.

Lalu pada tahun 1980an, Rusia juga mencoba masuk ke Afghanistan. Namun juga mundur dan kalah dari Mujahidin.

Selanjutnya Amerika Serikat (AS) dengan alasan mencari Osama bin Laden karena dianggap dalang pengeboman World Trade Center (WTC) di New York 2001.

”Akhirnya terkalahkan. Mundur dengan teratur dari Afghanistan. Karena itu yang kita bicarakan hari ini suatu bangsa yang kuat, suatu bangsa yg mempunyai kemampuan untuk melawan negara-negara besar,” ungkapnya.

JK menyebut, selama 20 tahun Amerika Serikat (AS) menggempur Taliban di Afganistan dengan menghabiskan dana sekitar Rp30.000 triliun. Jumlah ini setara dengan 12 tahun Anggaran Pendatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia.

“Karena itulah AS berperang di Afghanistan. Dan itu semuanya tujuannya tidak jelas. Rakyatnya sendiri bingung untuk apa dia berperang di negara orang yang tidak punya tujuan. Tujuannya cuma satu menangkap Osama Bin laden tapi sudah ditangkap 2011. Dan sudah wafatlah pada waktu itu,” katanya.

JK menyebut bahwa selama 20 tahun berada di Afghanistan, AS menghabiskan anggaran tidak sedikit. Bahkan jika dirupiahkan maka setara kurang lebih 12 tahun anggaran Indonesia.

“Nah 20  tahun perang dengan biaya USD 2 triliun sama dengan kira2 Rp. 30.000 triliun. Anda bayangkan itu. Jadi kira-kira 12 tahun anggaran kita. Nah itu dihabiskan hanya untuk memerangi kelompok Taliban,” ujarnya.

Terkait kondisi saat ini dia mengatakan ada tiga kelompok yang punya andil besar terkait situasi saat ini. Namun dia menilai sebenarnya ini adalah perang antara AS dengan Taliban.

“Apa yang terjadi sekarang? Jadi sebenarnya ini tiga kelompok AS, pemerintah Presiden Ghani, dan kemudian Taliban. Ada tiga pihak yang berada dalam suatu situasi perang. Tapi perang sebenarnya perang Taliban dengan AS,” pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD