IDXChannel - Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Senin (2/3/2026). Pasar berhasil memulihkan kerugian awal selama sesi perdagangan yang volatil setelah serangan udara AS dan Israel terhadap Iran mengguncang pasar global.
Investor membeli saham yang turun dengan antusiasme dan permintaan yang kuat muncul untuk saham-saham yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI).
Kenaikan terjadi sektor energi, teknologi, dan pertahanan mengimbangi kerugian di sektor lain.
Dilansir dari Reuters, Selasa (3/3/2026), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,15 persen menjadi 48.904,78 poin, sementara S&P 500 naik 0,04 persen menjadi 6.881,60 poin, dan Nasdaq Composite naik 0,36 persen di angka 22.748,86 poin.
CEO F/m Investments Alex Morris mengatakan, keyakinan investor terhadap pasar AS dan optimisme tentang peningkatan produktivitas yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) menyeimbangkan kekhawatiran tentang kenaikan harga minyak dan ketegangan geopolitik.
“Aksi di Timur Tengah secara keseluruhan tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap saham rata-rata AS seperti yang kami ukur,” kata Morris.