sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Bervariasi, Perdagangan Volatil Usai Serangan AS ke Iran

Market news editor Nur Ichsan Yuniarto
03/03/2026 06:11 WIB
Kenaikan terjadi sektor energi, teknologi, dan pertahanan mengimbangi kerugian di sektor lain.
Wall Street Ditutup Bervariasi, Perdagangan Volatil Usai Serangan AS ke Iran
Wall Street Ditutup Bervariasi, Perdagangan Volatil Usai Serangan AS ke Iran

Dia mencatat konsentrasi pasar AS yang tinggi di sektor teknologi.

“Saya tidak berpikir peserta pasar rata-rata terlalu terpengaruh oleh konflik ini hingga harga minyak mencapai USD100 per barel, yang akan menjadi pemicu emosional," kata dia

Serangan yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan lalu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan menimbulkan kegemparan di pasar global.

Harga minyak melonjak, sementara sebagian besar indeks saham luar negeri ditutup lebih rendah.

Aktivitas pembelian saham murah muncul di kalangan investor AS setelah penjualan awal, menunjukkan harapan bahwa gangguan akibat konflik tersebut akan terbatas.

"Pasar berpendapat bahwa ini semua hanya sementara dan bahwa masalah di sektor minyak akan hilang,” kata Ketua Smead Capital Management Bill Smead.

Konflik tersebut awalnya mendongkrak saham pertahanan dan harga energi, serta menekan sektor perjalanan dan sektor yang sensitif terhadap suku bunga.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement