AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Asetnya Disita BLBI hingga Rp600 Miliar, Ini Empat Fakta Soal Tommy Soeharto

ECONOMICS
Shelma Rachmahyanti
Minggu, 07 November 2021 11:22 WIB
Nama Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto kembali mencuat di tengah upaya pemerintah untuk menagih kembali dana BLBI.
Asetnya Disita BLBI hingga Rp600 Miliar, Ini Empat Fakta Soal Tommy Soeharto. (Foto: MNC Media)
Asetnya Disita BLBI hingga Rp600 Miliar, Ini Empat Fakta Soal Tommy Soeharto. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Nama Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto kembali mencuat di tengah upaya pemerintah untuk menagih kembali dana BLBI. Diketahui, Tommy melakukan tunggakan utang ke negara yang mencapai Rp2,6 triliun.

Namun, satgas BLBI juga telah melakukan penyitaan terhadap aset-aset miliknya, bahkan nolainya mencapai Rp600 miliar. Berikut fakta-fakta Tommy Soeharto asetnya disita yang dirangkum di Jakarta, Minggu (7/11/2021).

1. Pemanggilan Penagihan Dilayangkan Atas Nama Pengurus PT Timor Puta Nasional

Dari informasi yang dihimpun MNC Portal Indonesia, akun media sosial Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo pada akun @prastow memperlihatkan undangan pemanggilan yang dilakukan BLBI yang dilayangkan kepada Tommy Soeharto dan Ronny Hendarto.

Dalam pengumuman tersebut agenda pemanggilan penagihan dilayangkan kepada pemilik atas nama pengurus PT Timor Puta Nasional yang beralamat lengkap di kawasan Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Pihak Satgas BLBI tidak sungkan untuk mencantumkan alamat lengkap secara detail dan rinci dari kediaman Tommy Soeharto dan Ronny Hendrarto.

Agenda pemanggilan didasarkan pada satuan tugas penanganan hak tagih negara bantuan likuiditas Bank Indonesia yang tercantum berdadarkan Keputusan Presiden RI No. 6 Tahun 2021.

2. Utang Mencapai Rp2,6 Triliun

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) mengirimkan surat kepada Hutomo Mandala Putra atau Tommy Sorharto terkait penyelesaian hak tagih negara dana BLBI. Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan saat ini utang Tommy Soeharto mencapai Rp2,6 triliun.

“Sampai saat ini untuk utang Tommy Soeharto, berdasarkan hitungan terkini dan nanti bisa berubah ketika dia datang, jumlahnya Rp2,6 triliun," ujar Mahfud dalam keterangan virtual dikutip.

3. Aset yang Disita Capai Rp600 Miliar

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rionald Silaban selaku Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( Satgas BLBI ) mengumumkan telah melakukan penyitaan aset jaminan PT Timor Putera Nasional milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Aset yang disita ini berupa tanah seluas 124 hektare (ha) senilai Rp600 miliar. Penyitaan ini disaksikan oleh Tim Pelaksana Satgas BLBI antara lain unsur dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ketua Satgas BLBI memaparkan, hingga Jumat (5/11/2021), Satgas telah melakukan upaya penagihan terhadap kewajiban PT Timor Putera Nasional. Penagihan kewajiban PT Timor Putera Nasional berasal dari kredit perusahaan ke sejumlah bank.

"Adapun outstanding nilai utang PT Timor Putera Nasional kepada pemerintah yang ditagihkan oleh PUPN setelah ditambahkan Biaya Administrasi Pengurusan Piutang Negara (10%) adalah sebesar Rp2.612.287.348.912,95 (sesuai PJPN-375/PUPNC.10.05/2009 tanggal 24 Juni 2009)," ujar Rionald Silaban di Jakarta.

4. Nasib PT Humpuss Intermoda

PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menyatakan tidak terkait dengan informasi penyitaan terhadap aset-asetnya oleh Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Emiten yang bergerak di bidang pelayaran ini sebagian besar kepemilikan sahamnya dimiliki Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto .

Berdasarkan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama HITS, Kemal Imam Santoso, menjelaskan kejadian atau pemberitaan ada di luar grup Perseroan sehingga tidak mengetahui terkait kasus BLBI .

"Bahwa UBO (ultimate beneficiary owner) perseroan adalah Bapak Hutomo Mandala Putra. Dalam praktik operasional perseroan, beliau tidak mengendalikan secara langsung. Perseroan dijalankan oleh tenaga-tenaga profesional dan independen, bebas intervensi dari pihak manapun," jelasnya dalam keterbukaan informasi yang dikutip MNC Portal Indonesia. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD