Sehari sebelumnya, Collins mengumumkan bahwa Australia akan menyederhanakan proses impor pupuk untuk mengurangi masalah pasokan yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah.
Sekitar 60 persen impor pupuk urea Australia melewati Selat Hormuz sebelum pecahnya konflik.
Collins mengatakan bahwa pemerintah Australia dan Indonesia telah berkoordinasi untuk memfasilitasi kesepakatan ini.
"Ini berarti Australia dapat terus memainkan peran penting dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia dan kawasan kita di tengah ketidakpastian global," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)