sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Australia Buka Peluang Impor Pupuk dari RI Imbas Gejolak Geopolitik Dunia

Economics editor Tangguh Yudha
16/04/2026 11:10 WIB
Australia membuka peluang kerja sama dengan Indonesia di sektor pertanian, khususnya terkait impor pupuk urea imbas gejolak geopolitik dunia.
Australia Buka Peluang Impor Pupuk dari RI Imbas Gejolak Geopolitik Dunia. (Foto: Dok. Kementan)
Australia Buka Peluang Impor Pupuk dari RI Imbas Gejolak Geopolitik Dunia. (Foto: Dok. Kementan)

Pada 2026, ditargetkan produksi urea mencapai 7,8 juta ton, dengan kebutuhan subsidi 6,3 juta ton dan terdapat potensi ekspor 1,5 juta ton untuk mengamankan stok domestik.

Surplus ini membuka peluang ekspor ke berbagai negara, termasuk Australia. Namun demikian, Wamentan menegaskan pemenuhan kebutuhan dalam negeri tetap menjadi prioritas utama.

“Kebutuhan pupuk untuk petani Indonesia adalah super prioritas. Setelah itu terpenuhi, baru sisa produksi dapat dialokasikan untuk ekspor,” ujar dia.

Menurutnya, minat terhadap urea Indonesia tidak hanya datang dari Australia, tetapi juga dari sejumlah negara lain seperti India, Filipina, dan Brasil. Meski demikian, pemerintah tetap berhati-hati agar tidak menjanjikan pasokan yang melebihi kemampuan produksi nasional.

Sudaryono juga menjelaskan bahwa hubungan perdagangan pupuk antara Indonesia dan Australia bersifat timbal balik. Indonesia, di satu sisi, mengekspor urea, namun di sisi lain juga mengimpor bahan baku seperti fosfat, termasuk jenis DAP (Diammonium Phosphate), dari Australia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement