sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil Bakal Bangun Gudang Penyimpanan Minyak untuk Tiga Bulan di Sumatera

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
03/03/2026 22:30 WIB
Pemerintah berencana membangun gudang penyimpanan minyak untuk ketahanan energi hingga 3 bulan. Gudang tersebut bakal dibangun di Pulau Sumatera.
Bahlil Bakal Bangun Gudang Penyimpanan Minyak untuk Tiga Bulan di Sumatera. (Foto: iNews Media Group)
Bahlil Bakal Bangun Gudang Penyimpanan Minyak untuk Tiga Bulan di Sumatera. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap rencana pemerintah untuk membangun gudang penyimpanan minyak untuk ketahanan energi hingga 3 bulan. Adapun saat ini, ketahanan energi nasional baru berkisar 25-26 hari. 

Bahlil mengakui rencana tersebut untuk mengakomodir permintaan minyak dalam negeri di tengah potensi pasokan yang terhambat akibat dampak konflik geopolitik. Belakang eskalasi antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran tengah memanas hingga menyebabkan penutupan Selat Hormuz. 

"Kita tahu bahwa standar minimum nasional adalah 21 hari. Memang secara faktanya ketahanan energi kita, storage kita itu maksimal di angka 25 sampai 26 hari, enggak lebih dari itu," ujarnya dalam konferensi pers di Kantornya, Selasa (3/3/2026).

Bahlil mengatakan, standar internasional untuk ketahanan energi nasional rerata berkisar 3 bulan. Sehingga Indonesia akan mengarah pada ketentuan internasional yang dimaksud dengan membangun storage baru. 

"Makanya sekarang pemerintah lagi sedang berusaha untuk membangun storage yang kapasitasnya bisa sampai dengan 3 bulan, karena itu standar internasional," kata Bahlil. 

"Kalau kita impor sebanyak itu kita mau taruh di mana? Itu kira-kira problem kita dan ini terjadi. Tidak usah menyalahkan siapa-siapa, memang faktanya begitu negara kita, dan kita harus perbaiki," sambungnya. 

Lebih jauh, Bahlil menyebut rencananya gudang penyimpan minyak itu akan berlokasi di Pulau Sumatera. Saat ini proyek tersebut dalam penyusunan feasibility study (FS) sebelum masuk dalam tahap konstruksi. 

"FS lagi berjalan, dan ditargetkan di tahun ini pembangunannya sudah mulai dilakukan. Jangan tanya saya bulan apa ya, lokasinya di daerah Sumatera. Sumateranya pun jangan tanya saya di kabupaten apa," tutur Bahlil.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement