"Kalau kita impor sebanyak itu kita mau taruh di mana? Itu kira-kira problem kita dan ini terjadi. Tidak usah menyalahkan siapa-siapa, memang faktanya begitu negara kita, dan kita harus perbaiki," sambungnya.
Lebih jauh, Bahlil menyebut rencananya gudang penyimpan minyak itu akan berlokasi di Pulau Sumatera. Saat ini proyek tersebut dalam penyusunan feasibility study (FS) sebelum masuk dalam tahap konstruksi.
"FS lagi berjalan, dan ditargetkan di tahun ini pembangunannya sudah mulai dilakukan. Jangan tanya saya bulan apa ya, lokasinya di daerah Sumatera. Sumateranya pun jangan tanya saya di kabupaten apa," tutur Bahlil.
(Febrina Ratna Iskana)