AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Bahlil Tegaskan Investasi di RI Tidak Hanya dari Negara Tertentu, Ini Buktinya

ECONOMICS
Athika Rahma
Selasa, 25 Januari 2022 18:27 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan, Indonesia terbuka untuk investasi dari seluruh negara.
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan, Indonesia terbuka untuk investasi dari seluruh negara. (Foto: MNC Media)
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan, Indonesia terbuka untuk investasi dari seluruh negara. (Foto: MNC Media)

IDXChannel- Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan, Indonesia terbuka untuk investasi dari seluruh negara yang berminat menanamkan modalnya di tanah air.

Menurutnya, hal ini dibuktikan dengan terbukanya investasi proyek gasifikasi batu bara di Muara Enim oleh Air Products, perusahaan asal Amerika Serikat.

"Ke depan hilirisasi batu bara untuk metanol, itu dari Amerika Serikat. Jadi keliru itu kalau investasi Indonesia dikuasai hanya sebagian negara," ujar Bahlil dalam Indonesia Economic Outlook 2022 HIPMI, Selasa (25/1/2022).

Sebelumnya, Bahlil juga mengatakan investasi Indonesia tidak hanya berasal dari Jepang, China atau Korea Selatan saja. Bahlil menegaskan, selama investor tersebut mau menaati peraturan di Indonesia, maka mereka dipersilakan untuk 'masuk'.

"Negara manapun selama tidak menabrak Undang-Undang saya akan persilakan untuk investasi," ujarnya.

Bahlil juga menjelaskan terkait dimulainya proyek gasifikasi batu bara ke Dimetil Eter (DME) di Muara Enim, Sumatera Selatan. DME ini digadang-gadang akan menjadi pengganti LPG yang harganya sudah meroket di pasar internasional.

Dia menyebutkan, Indonesia mengimpor LPG minimal 6 juta ton per tahun. Per 1 juta tonnya, pemerintah harus memberikan subsidi Rp 10 hingga Rp 20 triliun. Dengan DME, subsidi ini bisa dipangkas hingga Rp 6-7 triliun per 1 juta ton.

"Bayangkan 6-7 juta ton, efisiensinya bisa sampai Rp32 triliun. Ini bisa dipakai modal kerja UMKM, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain," ujarnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD