Sejumlah komoditas lain mengalami fluktuasi harga namun masih dalam batas wajar, seperti telur ayam ras dari Rp31.561 menjadi Rp31.648 per kg dan gula konsumsi dari Rp18.317 menjadi Rp18.618 per kg. Kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan harga pangan selama periode tersebut masih berada dalam koridor yang terkendali.
Di sisi lain, komoditas yang masih menjadi perhatian yaitu cabai rawit merah yang berada di kisaran Rp75.726 per kg atau sekitar 32 persen di atas HAP, meskipun sudah mulai menunjukkan tren penurunan dalam beberapa waktu terakhir.
Ketut menjelaskan bahwa kenaikan pada cabai rawit merah lebih dipengaruhi faktor cuaca yang menghambat proses panen, bukan karena gangguan distribusi.
“Memang di awal harga cabai rawit merah sempat tinggi karena faktor cuaca. Saat Ramadan yang kita harapkan kering, justru hujan, sehingga petani tidak bisa memetik cabai meskipun stok sebenarnya tersedia. Ini yang membuat pasokan terganggu dan harga naik. Sekarang harganya masih di kisaran 70 ribuan, tapi trennya sudah menurun dan kami perkirakan akan semakin stabil ke depan,” kata dia.
(Febrina Ratna Iskana)