Ketut menambahkan bahwa sebagian besar komoditas pangan strategis nasional memang ditopang oleh produksi domestik, sehingga memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.
“Komoditas seperti cabai, bawang merah, telur, ayam, itu produksi dalam negeri semua. Jadi kita sudah sangat-sangat sufficient, sangat kuat produksinya,” tuturnya.
Meski demikian, pemerintah tetap mengedepankan prinsip kewaspadaan dalam menjaga keberlanjutan produksi, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang memasuki musim kemarau.
“Kita optimistis ketahanan pangan terjaga, karena semua langkah antisipasi sudah disiapkan, termasuk percepatan tanam dan bantuan sarana produksi untuk menjaga produksi tetap optimal,” kata dia.
Terpisah, Kepala Badan Pangan Nasional yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan produksi menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional.