sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bapanas Sebut Realisasi Penyaluran Beras SPHP 2026 Tembus 55 Persen, Sesuai Target

Economics editor Tangguh Yudha
14/07/2026 09:07 WIB
Bapanas melaporkan realisasi penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2026 telah mencapai lebih dari 55 persen.
Bapanas Sebut Realisasi Penyaluran Beras SPHP 2026 Tembus 55 Persen, Sesuai Target (Foto: Ilustrasi)
Bapanas Sebut Realisasi Penyaluran Beras SPHP 2026 Tembus 55 Persen, Sesuai Target (Foto: Ilustrasi)

Maino mengatakan pemerintah terus memperluas jaringan distribusi agar penyaluran beras SPHP dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, tidak hanya melalui pasar, tetapi juga melalui berbagai saluran distribusi lainnya.

"Pertama kita gelontorkan beras SPHP sebanyak 828 ribu ton ditargetkan. Kita punya outlet-outlet penyaluran SPHP cukup banyak. Ada di sembilan titik. Artinya pelaksanaannya harus lebih masif, langsung penetrasi ke masyarakat, tidak di pasar saja, agar bisa langsung ke kantong-kantong masyarakat, misalnya melalui Gerakan Pangan Murah," katanya.

Bapanas juga menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan harga pangan mulai dari tingkat petani hingga konsumen.

"Memang ini hulu hilir sama-sama tersenyum. Artinya hari ini petani senang karena harganya baik, bahkan beberapa harga di tingkat petani sudah Rp7.500 atau ada yang Rp8.000. Satu sisi petani happy, petani senang, tapi satu sisi juga kita harus jaga agar konsumen juga menerima harga dengan harga wajar," ujar Maino.

Selain penyaluran SPHP, pemerintah akan kembali menyalurkan bantuan pangan beras mulai Juli hingga September 2026. Program tersebut menyasar sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan alokasi 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement