AALI
9725
ABBA
290
ABDA
7475
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3490
ADHI
820
ADMF
7550
ADMG
195
ADRO
2250
AGAR
362
AGII
1440
AGRO
1360
AGRO-R
0
AGRS
171
AHAP
70
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
178
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
790
AKSI
820
ALDO
1395
ALKA
334
ALMI
298
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.85
-0.54%
-2.71
IHSG
6604.22
-0.15%
-9.84
LQ45
940.22
-0.49%
-4.60
HSI
24064.06
-0.2%
-48.72
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
16950.91
-1.56%
-268.15
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,548 / gram

Bentuk Unit Bisnis Kendaraan Listrik, Xiaomi Alokasikan Dana Rp21,3 Triliun

ECONOMICS
Bertold Ananda
Selasa, 07 September 2021 12:25 WIB
Raksasa bidang elektronik dan teknologi China Xiaomi sangat serius memasuki pasar otomotif
Bentuk Unit Bisnis Kendaraan Listrik, Xiaomi Alokasikan Dana Rp21,3 Triliun (FOTO:MNC Media)
Bentuk Unit Bisnis Kendaraan Listrik, Xiaomi Alokasikan Dana Rp21,3 Triliun (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Raksasa bidang elektronik dan teknologi China Xiaomi sangat serius memasuki pasar otomotif. Perseroan juga telah resmi mengumumkan pembentukan Xiaomi EV Company Limited. 

Menurut GizmoChina, pengumuman dari Xiaomi mengungkapkan bahwa pendiri, ketua, dan kepala eksekutif perusahaan, Lei Jun, adalah perwakilan hukum dan bahwa merek EV memiliki modal terdaftar USD1,5 miliar atau setara dengan Rp 21.3 triliun. 

Dilansir dari laman resmi Carscoops (07/09/2021), Dalam sebuah pernyataan, Xiaomi mengumumkan bahwa mereka telah menghabiskan lima bulan terakhir untuk melakukan riset pengguna dan inspeksi rantai industri. 

Berawal dari melakukan lebih dari 2.000 survei wawancara dan melakukan kunjungan ke lebih dari 10 rekan dan mitra industri. Selain itu, perusahaan baru-baru ini melakukan rekrutmen di Weibo dan dalam waktu kurang dari sebulan telah menerima lebih dari 20.000 resume. Saat ini pabrikan besar elektronik tersebut telah bersiap untuk membentuk tim dengan jumlah 300 karyawan. 

Xiaomi membeli perusahaan teknologi mengemudi otonom Deepmotion Tech pada akhir Agustus 2021 kemarin. Namun, perusahaan belum menyajikan peta jalan yang merinci apa yang akan dilakukan oleh usahanya ke ruang kendaraan listrik, termasuk  berencana untuk memproduksi EV sendiri atau jika dapat bermitra dengan pembuat mobil atau produsen kontrak yang ada. 

Lei Jun pertama kali mengumumkan niat Xiaomi untuk memasuki ruang EV di awal tahun 2021. namun, pihak pabrikan elektronik itu mengumumkan bahwa perusahaan tersebut bersedia menghabiskan dana fantasist senilai $ 10 miliar untuk usaha tersebut dalam 10 tahun mendatang. 

Pada bulan Maret lalu, desas-desus muncul secara online yang menunjukkan bahwa Xiaomi sedang dalam pembicaraan dengan pabrikan otomotif Great Wall untuk menggunakan salah satu pabriknya untuk membangun kendaraan listrik dengan mereknya sendiri. Sementara beberapa sumber dalam menyarankan kesepakatan antara pasangan akan diumumkan, namun nampaknya tidak ada konsolidasi dan kesepakatan yang terjadi pada tahap ini. 

Sementara pesainya Apple iCar baru-baru ini dikabarkan desak pabrikan otomotif Toyota untuk berkolaborasi membangun mobil EV. Sementara pesaing lainya Huawei dan juga Oppo belum terdapat kabar lebih lanjut mengenai pengembangan mobil listrik mereka.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD