AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Berbeda dari Varian Delta, Pakar Sebut Gejala Omicron Lebih Tidak Masuk Akal

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Senin, 29 November 2021 12:24 WIB
Varian Omicron dengan kode ilmiah B.1.1.529 mengkhawatirkan dunia. Indonesia pun mengantisipasi masuknya varian itu dengan menutup pintu bagi turis asing.
Berbeda dari Varian Delta, Pakar Sebut Gejala Omicron Lebih Tidak Masuk Akal
Berbeda dari Varian Delta, Pakar Sebut Gejala Omicron Lebih Tidak Masuk Akal

IDXChannel - Varian Omicron dengan kode ilmiah B.1.1.529 mengkhawatirkan dunia. Indonesia pun mengantisipasi masuknya varian itu dengan menutup pintu bagi turis asing dan menaikkan lama waktu karantina untuk mereka yang baru tiba dari luar negeri selama 7 hari.

Varian Omicron sendiri diketahui 400 kali lipat lebih menular dari varian Covid-19 sebelumnya. Artinya, penyebaran virus antarmanusia sangat tinggi, sekalipun sudah divaksinasi dosis lengkap.

Sebagai bentuk kewaspadaan, mengenali gejala dari infeksi varian Omicron adalah sesuatu yang harus dilakukan. Lantas, apa gejala khas dari varian ini?

Dilansir dari Wales Online, seorang dokter bernama dr Angelique Coetzee belum lama ini menangani langsung pasien varian Omicron. Menurut pengamatannya di rumah sakit wilayah Pretoria, Afrika Selatan, pasien memiliki gejala yang tidak masuk akal.

"Varian Omicron yang menyerang anak muda membuat pasien mengalami kelelahan hebat dan pada pasien usia 6 tahun denyut nadinya menjadi sangat tinggi," kata dr Coetzee, dikutip MNC Portal, Senin (29/11/2021).

Ia melanjutkan, berdasar rekam medis pasien tidak ditemukan gejala sakit tenggorokan, kulit gatal-gatal, dan ada sakit kepala ringan. "Tidak ada batuk juga," tambahnya.

Bahkan, gejala khas Covid-19 pada umumnya seperti hilang kemampuan indera perasa dan penciuman pun tidak dilaporkan di pasien Omicron.

"Gejala pasien-pasien Omicron berbeda sekali dari sebelumnya dan cenderung ringan dari yang sebelum-sebelumnya," ujar dr Coetzee.

Empat pasien dalam satu rumah dirawat bersamaan karena dinyatakan positif Covid-19 varian B.1.1.529 atau Omicron pada 18 November 2021. Semuanya menderita kelelahan sekalipun tubuhnya merasa sehat dan tidak ada gejala berarti yang muncul. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD