AALI
11175
ABBA
98
ABDA
7025
ABMM
750
ACES
1565
ACST
354
ACST-R
0
ADES
1700
ADHI
1315
ADMF
8450
ADMG
175
ADRO
1175
AGAR
416
AGII
1260
AGRO
1165
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
82
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3720
AKSI
760
ALDO
440
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
334
Market Watch
Last updated : 2021/03/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.18
-0.26%
-1.33
IHSG
6248.47
-0.16%
-10.28
LQ45
940.24
-0.12%
-1.13
HSI
28540.83
-1.92%
-557.46
N225
28743.25
-0.42%
-121.07
NYSE
0.00
-100%
-14959.40
Kurs
HKD/IDR 1,850
USD/IDR 14,365
Emas
784,444 / gram

Besok, Seluruh Bos Bumiputera Dilaporkan ke Polisi

ECONOMICS
Hafid/Koran Sindo
Minggu, 21 Februari 2021 18:08 WIB
Para pemegang polis Bumiputera mulai besok akan melaporkan seluruh petinggi AJB Bumiputera 1912 ke pihak berwajib.
Besok, Seluruh Bos Bumiputera Dilaporkan ke Polisi

IDXChannel - Para pemegang polis Bumiputera mulai besok akan melaporkan seluruh petinggi AJB Bumiputera 1912 ke pihak berwajib, baik petinggi yang ada di kantor pusat maupun yang menjabat di daerah.

Koordinator Nasional Kumpulan Pemegang Polis Bumiputera Yayat Supriyatna menyatakan, akan melaporkan kepada pihak yang berwajib seluruh pejabat AJB Bumiputera 1912. Ini berlaku baik di daerah-daerah maupun di pusat, atas dasar pelanggaran pasal 372 dan 378 KUHP. 

"Mulai besok tanggal 22 hingga 26 Februari 2021 seluruh wilayah serentak melaporkan Bumiputera ke pihak berwajib," ujar Yayat saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Minggu (21/2/2021).

Pihaknya juga akan melakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas perbuatan PMH wanprestasi atas klaim polis pemegang polis yang belum dibayarkan oleh AJB Bumiputera hingga saat ini.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan gugatan perdata untuk mengambilalih kepengurusan AJB Bumiputera 1912 dan permohonan sita seluruh aset AJB Bumiputera 1912 ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

"Ini karena pihak manajemen sudah tidak amanah dalam menjalankan perusahaan dan melanggar Anggaran Dasar perusahaan," katanya.

Sebelumnya Kumpulan Pemegang Polis Bumiputera telah mengirimkan surat resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan atau OJK dan ditembuskan ke berbagai pihak pemerintahan dengan tujuan agar diikutsertakan dalam proses pemilihan BPA baru. 

Kemudian mereka juga meminta dilibatkan dalam keputusan-keputusan penting yang akan diambil oleh Komisaris dan Direksi. "Karena ini untuk kepentingan kami pemegang polis selaku pemilik perusahaan yang sah," katanya.

Pihaknya juga merencanakan berbagai upaya hukum lainnya hingga tujuan Kumpulan Pemegang Polis Bumiputera tercapai. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD