sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI dan Kemenkeu Jaga Stabilitas Rupiah dari Tekanan Global, Begini Strateginya

Economics editor Anggie Ariesta
16/05/2026 13:01 WIB
Bi dan Kemenkeu bergerak cepat memperkuat kolaborasi guna menahan depresiasi mata uang Garuda di tengah melonjaknya indeks dolar AS dan imbal hasil US Treasury.
BI dan Kemenkeu Jaga Stabilitas Rupiah dari Tekanan Global, Begini Strateginya. (Foto: iNews Media  Group)
BI dan Kemenkeu Jaga Stabilitas Rupiah dari Tekanan Global, Begini Strateginya. (Foto: iNews Media Group)

Selain tekanan eksternal, rupiah secara musiman terbebani oleh aktivitas repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri korporasi. Untuk memitigasi risiko tersebut, Gubernur BI Perry Warjiyo menyiapkan tujuh jurus penguat rupiah.

“Jadi, yang disampaikan Pak Gubernur, kami tetap meyakini, dengan langkah-langkah yang dilakukan rupiah akan stabil dan cenderung menguat,” tambah Ramdan Denny optimistis, merujuk pada fundamental ekonomi domestik yang masih relatif solid.

Dari sisi fiskal, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan peranan pemerintah dalam menyangga pasar surat utang agar investor asing tidak keluar dari pasar keuangan dalam negeri.

“Kita akan jaga, stabilized bond market, membantu bank sentral, tentunya kita akan berkoordinasi dengan bank sentral juga,” tegas Purbaya di Istana Kepresidenan.

Kemenkeu secara intensif memonitor pergerakan pasar obligasi negara. Langkah darurat akan diambil jika imbal hasil (yield) SBN melonjak tajam. Upaya ini mulai membuahkan hasil positif, di mana aliran modal asing dilaporkan kembali masuk.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement