AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Biaya Klaim RS untuk Pasien Covid-19 di Jabar Tembus Rp11, 7 Triliun

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Minggu, 23 Januari 2022 14:24 WIB
Selama 2021, biaya klaim rumah sakit atas perawatan pasien Covid-19 di Jawa Barat tembus Rp11,6 triliun
Biaya Klaim RS untuk Pasien Covid-19 di Jabar Tembus Rp11, 7 Triliun (FOTO:MNC Media)
Biaya Klaim RS untuk Pasien Covid-19 di Jabar Tembus Rp11, 7 Triliun (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Selama 2021, biaya klaim rumah sakit atas perawatan pasien Covid-19 di Jawa Barat tembus Rp11,6 triliun. 

Angka tersebut menyerap lebih dari 25 persen anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp41,79 triliun.  

Menurut Kakanwil Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat Dedi Sopandi, sepanjang tahun 2021 biaya klaim rumah sakit yang ditagihkan kepada negara atas pasien Covid-19 mencapai Rp11, 781 triliun. Jumlah tersebut dikhususkan untuk biaya perawatan pasien Covi-19.  

"Dana tersebut untuk biaya pengobatan sebanyak 155.552 pasien sebagaimana diklaim rumah sakit," kata Dedi di Bandung.  

Jika dirata-ratakan, maka satu pasien Covi-19 menghabiskan dana sekitar Rp75 juta. Di Jawa Barat, pasien Covid-19 mengalami lonjakan cukup signifikan pada pandemi gelombang kedua mulai bulan Juni 2021.  

Menurut dia, anggaran Rp11, 781 triliun berasal dari dana PEN pemerintah. Di mana, realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 di Jawa Barat sebesar Rp41,79 triliun. 

Dari jumlah itu, Cluster Kesehatan menyerap Rp13,24 Triliun, kluster Perlinsos Rp19,75 Triliun, kluster dukungan UMKM 4,86 Triliun dan untuk kluster Sektoral/Padat Karya sebesar Rp3,94 Triliun. 

Pada klaster kesehatan, mayoritas dibayar untuk membayar klaim rumah sakit atas pasien covid sebesar Rp11, 781 triliun sementara sisanya sekitar Rp1, 46 triliun untuk membayar intensif nakes sebanyak 219.828 orang. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD