AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Bima Sakti Pertiwi (PAMG) Catatkan Rugi Rp8,9 Miliar hingga Kuartal III-2021

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 23 November 2021 14:54 WIB
PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) melaporkan kinerja keuangannya pada sembilan bulan pertama 2021 dengan sejumlah pencapaian.
PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) melaporkan kinerja keuangannya pada sembilan bulan pertama 2021 dengan sejumlah pencapaian. (Foto: MNC Media)
PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) melaporkan kinerja keuangannya pada sembilan bulan pertama 2021 dengan sejumlah pencapaian. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) melaporkan kinerja keuangannya pada sembilan bulan pertama 2021 dengan sejumlah pencapaian.

Sepanjang periode Januari - September 2021, emiten pengelola mal di Pekanbaru ini mampu meraup pendapatan sebesar Rp31,5 miliar atau turun -13,87% dibandingkan Rp36,63 miliar pada periode yang sama tahun 2020.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang diunggah melalui Keterbukaan Informasi, Selasa (23/11/2021), torehan pendapatan PAMG diperoleh melalui real estat sebesar Rp18,74 miliar dan pengembang/developer Rp12,81 miliar yang terdiri dari pendapatan penyewaan hingga pengelolaan properti.

Penurunan pendapatan tersebut berimbas terhadap laba kotor perusahaan sebesar Rp13,57 miliar, atau merosot -27,89% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp18,83 miliar.

Hal ini juga dipicu oleh kenaikan beban pokok pendapatan perseroan sebesar Rp17,97 miliar, atau naik 0,95% dari Rp17,80 miliar pada periode yang sama tahun 2020.

Alhasil, per 30 September 2021, perseroan masih mencatatkan rugi komprehensif tahun berjalan sebesar Rp8,95 miliar. Pada periode yang sama tahun 2020, PAMG justru mampu mencetak laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp2,74 miliar.

Nilai rugi bersih perseroan tersebut mencakup segmentasi real estat sebesar Rp2,42 miliar, dan pengembang/developer senilai Rp6,53 miliar.

Kondisi demikian membuat laba per saham dasar perseroan menjadi minus Rp2,87 dari sebelumnya Rp0,88.

Posisi aset perseroan per 30 September 2021 mencapai Rp578,9 miliar atau turun stabil -0,66% dari Rp582,8 miliar pada periode yang berakhir pada 31 Desember 2020.

Adapun total liabilitas perseroan naik stabil 3,43% mencapai Rp152,4 miliar dibandingkan Rp147,3 miliar pada 31 Desember 2020.

Sementara total ekuitas menurun -2,05% mencapai Rp426,4 miliar dibandingkan per 31 Desember 2020 sebesar Rp435,4 miliar.

Namun demikian, posisi kas dan setara kas pada akhir tahun perseroan mencapai Rp1,41 miliar, atau naik 36,23% dari periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp1,03 miliar. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD