AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Bos PLN: Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik!

ECONOMICS
Ikhsan PSP
Jum'at, 01 Juli 2022 18:30 WIB
PLN menegaskan tidak melakukan kenaikan tarif listrik ke pelanggannya, yang ada Pemerintah melakuan koreksi terhadap kebijakan atas relokasi subsidi listrik.
Bos PLN: Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik! (FOTO: MNC Media)
Bos PLN: Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik! (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT PLN (Persero) menegaskan tidak melakukan kenaikan tarif listrik ke pelanggannya, yang sebenarnya terjadi adalah Pemerintah melakuan koreksi terhadap kebijakan atas relokasi subsidi listrik ke masyarakat.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan tidak ada kenaikan tarif listrik yang ada hanyalah pemerintah melakukan koreksi kebijakan atas realokasi bantuan.

"Jadi pemerintah kemarin melakukan koreksi. Sebenarnya itu bukan kenaikan tarif listrik, tapi memberlakukan automatic tarif adjusment bagi keluarga yang mampu, yaitu di atas 3.500 VA," kata Darmawan dalam konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Ia menyampaikan selama lima tahun terakhir PLN tidak pernah melakukan kenaikan tarif listrik untuk semua golongan.

"Sejak tahun 2017, tidak pernah ada kenaikan tarif listrik untuk semua golongan. Dan dalam proses itu, pemerintah telah menggelontorkan subsidi listrik sebesar Rp 243 triliun dan kompensasi sebesar Rp 94,17 triliun, ini selama lima tahun ke belakang," ungkapnya.

Ia mengaku mendukung keputusan pemerintah yang melakukan realokasi agar pemberian bantuan bisa lebih tepat sasaran.

"Kami juga akan mendukung dalam pemberian bantuan agar semakin tepat sasaran. Sehingga APBN bisa dialkokasikan lebih luas asas manfaatya dan berkeadilan sosial," ujarnya.

Seperti diketahui, hari ini PLN melakukan automatic tariff adjustment terhadap pengguna listrik untuk golongan rumah tangga R2 dengan daya 3.500VA hingga 5.500VA, golongan R3 dengan daya 6.600VA serta golongan pemerintah. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD