Sebagai tanda perubahan dari strategi pendahulunya, Bernard Looney, yang mendorong bisnis energi terbarukan dan mengurangi produksi bahan bakar fosil, BP mengumumkan pengembangan ladang minyak Kaskida di Teluk Meksiko Amerika Serikat (AS) yang secara geologi sangat kompleks. Ladang tersebut diharapkan mulai berproduksi pada 029 dan memiliki kapasitas 80 ribu barel minyak per hari (bpd).
BP menaikkan dividennya sebesar 10 persen menjadi USD8 sen per saham dari USD7,27 sen. Perusahaan juga mempertahankan tingkat program pembelian kembali sahamnya di angka USD1,75 miliar selama tiga bulan ke depan dan mengatakan tetap berkomitmen untuk membeli total USD14 miliar saham tahun ini dan tahun depan.
Margin laba sektor penyulingan yang lebih lemah akibat permintaan solar yang lebih rendah dan tingkat pemeliharaan kilang yang lebih tinggi membebani hasil, tetapi diimbangi harga minyak dan gas yang lebih tinggi pada kuartal tersebut dan tarif pajak yang lebih rendah dari yang diharapkan.
BP akan mempertahankan belanja modal sebesar USD16 miliar per tahun pada 2024 dan 2025. (Wahyu Dwi Anggoro)