IDXChannel - Raksasa migas BP mencatat laba sebesar USD2,76 miliar atau sekitar Rp45 triliun pada kuartal II-2024, lemahnya sektor penyulingan diimbangi tingginya harga minyak dan gas.
Dilansir dari Reuters pada Selasa (30/7/2024), angka tersebut melampaui ekspektasi pasar yang sebesar USD2,54 miliar. Angkanya juga lebih tinggi dari periode sebelumnya.
"Kami memfokuskan bisnis dan mengurangi biaya, sembari membangun momentum menuju 2025," kata CEO BP Murray Auchincloss.
Hal tersebut meredakan tekanan terhadap Auchincloss. BP gagal memenuhi ekspektasi laba pada dua kuartal sebelumnya.
Pria Kanada berusia 53 tahun itu, yang mulai menjabat pada Januari 2024, berjanji untuk merombak operasi BP dan memprioritaskan sektor yang menguntungkan, terutama di bidang minyak dan gas.