sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kementerian ESDM Tawarkan Wilayah Kerja Pesut Mahakam dengan Potensi 20 Juta Barel Minyak

Economics editor Atikah Umiyani
28/07/2024 22:05 WIB
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan potensi minyak dan gas bumi.
Kementerian ESDM Tawarkan Wilayah Kerja Pesut Mahakam dengan Potensi 20 Juta Barel Minyak. (Foto: MNC Media)
Kementerian ESDM Tawarkan Wilayah Kerja Pesut Mahakam dengan Potensi 20 Juta Barel Minyak. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan potensi minyak dan gas bumi guna mendukung optimalisasi pemenuhan energi nasional serta meningkatkan cadangan minyak dan gas bumi di masa depan. 

Salah satu langkah yang diambil adalah melanjutkan Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi secara berkelanjutan. Pada acara Pembukaan IPA Convex 2024 pada Mei lalu, Ditjen  ESDM mengumumkan Penawaran Wilayah Kerja Migas Tahap I Tahun 2024, dengan Wilayah Kerja Pesut Mahakam sebagai salah satu wilayah yang ditawarkan.

"Mempertimbangkan lokasi wilayah kerja yang strategis di Kalimantan Timur dengan potensi pemasaran hidrokarbon yang sangat menjanjikan, antara lain program gas kota dari pemerintah, listrik, dan industri, tentunya akan membuka peluang lebar pengembangan minyak dan gas bumi dari Wilayah Kerja Pesut Mahakam," kata Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Ariana Soemanto dalam keterangan resminya, Minggu (28/7/2024).

Ariana menjelaskan bahwa Wilayah Kerja Pesut Mahakam memiliki potensi minyak dan gas bumi yang signifikan serta sharing split yang tinggi. Terletak di Kalimantan Timur, wilayah ini didukung oleh infrastruktur matang dan kawasan produktif yang telah terbukti menghasilkan migas, menjadikannya area yang menarik untuk dikembangkan.

Ariana menekankan bahwa pengembangan wilayah kerja memerlukan pertimbangan berbagai aspek, termasuk keberadaan hidrokarbon, komersialisasi, dan fasilitas infrastruktur. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement