sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BSI Resmikan Outlet Prioritas Untuk Nasabah Beraset Mulai Rp500 juta

Economics editor Shifa Nurhaliza
13/01/2022 11:00 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen terus meningkatkan layanan untuk semua segmen nasabah tak terkecuali bagi nasabah prioritas.
BSI Resmikan Outlet Prioritas Untuk Nasabah Beraset Mulai Rp500 juta. (Foto: Bank Syariah Indonesia/Adv)
BSI Resmikan Outlet Prioritas Untuk Nasabah Beraset Mulai Rp500 juta. (Foto: Bank Syariah Indonesia/Adv)

IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen terus meningkatkan layanan untuk semua segmen nasabah tak terkecuali bagi nasabah prioritas. Hingga kini jumlah dana kelolaan layanan khusus nasabah prioritas sudah mencapai lebih dari Rp50 triliun berasal dari penghimpunan dana 40.000 nasabah.

“Untuk itu kami menambah outlet BSI Prioritas di The Tower Jakarta. Outlet BSI Prioritas ini dikhususkan untuk nasabah yang masuk dalam segmen affluent & high net worth. Yaitu nasabah yang memiliki asset under management (AUM) mulai dari Rp500 juta,” ungkap Direktur Utama BSI Hery Gunardi saat peluncuran Outlet BSI Prioritas di The Tower Jakarta, Rabu (12/1/2022).

(Foto: Bank Syariah Indonesia/Adv)

Outlet Prioritas ke 10 ini melengkapi layanan segmen atas, yang sudah hadir di 9 titik lainnya yang tersebar di beberapa kota antara lain Aceh, Padang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang dan Makassar. Menurut Hery, dengan terus bertambahnya outlet BSI Prioritas pihaknya ingin terus meningkatkan layanan wealth management berbasis syariah. Hingga saat ini, ada beragam produk wealth management yang ditawarkan BSI kepada nasabah prioritas seperti investasi melalui Reksa Dana Syariah, Sukuk dan Bancassurance.

Wealth management merupakan salah satu segmen individual di perbankan yang memiliki potensi besar dengan pertumbuhan positif. Walaupun jumlah rekening segmen tersebut tidak sampai 1 persen dari total rekening DPK di bank, namun nominal simpanan porsinya di atas 50 persen dari total nominal simpanan individu.

“Kami optimis layanan wealth management berbasis syariah akan terus berkembang, seiring dengan kinerja private wealth management di Indonesia yang semakin baik. Artinya bisnis di segmen tersebut merupakan sektor yang berkembang dan mempunyai potensi besar dalam memberikan nilai atau keuntungan bagi perbankan,” tambah Hery.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement