AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,833
USD/IDR 14,240
Emas
854,249 / gram

Catat, Warga Pondok Aren Mau ke Ciledug Wajib Tunjukkan SIKM

ECONOMICS
Hasan Kurniawan/Sindo
Kamis, 06 Mei 2021 09:56 WIB
Mulai hari ini hingga 17 Mei 2021 Larangan mudik lebaran resmi berlaku. Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan aturan warga yang keluar masuk wajib SIKM.
Catat, Warga Pondok Aren Mau ke Ciledug Wajib Tunjukkan SIKM. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Mulai hari ini hingga 17 Mei 2021 Larangan mudik lebaran resmi berlaku. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengeluarkan aturan warga yang keluar masuk wilayah dengan izin.

Dengan diberlakukannya Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), maka warga tidak bisa sembarangan masuk wilayah Kota Tangerang, tanpa mengantongi SIKM.

Misal, warga Pondok Aren, wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang ingin berkunjung ke rumah saudaranya di Ciledug, Kota Tangerang, harus punya SIKM dari kelurahan tempat tinggalnya.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman, ada beberapa aturan tentang SIKM yang penerapannya perlu diperhatikan warga.

"Masyarakat pekerja sektor informal dan nonpekerja, wajib membawa SIKM yang dilengkapi dengan tanda tangan basah atau elektronik dari lurah domisili tempat tinggal pemohon, serta indentitas diri calon pelaku perjalanan," kata Herman, kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).

Dilanjutkan dia, SIKM hanya dikeluarkan untuk keperluan mendesak, seperti ada keluarga yang sakit, meninggal, ibu hamil dan mendampingi orang sakit. Yang perlu dicatat, SIKM hanya berlaku 1 kali.

"SIKM dari kelurahan domisili tinggal berlaku hanya untuk satu kali perjalanan. Yang bisa mengurus hanya beberapa kriteria masyarakat, sesuai dengan surat edaran Satgas Covid-19," sambungnya.

Camat Ciledug, Syarifuddin, melanjutkan, SIKM hanya berlaku bagi warga yang mau keluar masuk kota atau kabupaten sekitar, karena kebutuhan mendesak.

"Hanya bagi yang punya kebutuhan untuk kunjungan keluarga yang sakit, ada keluarga yang meninggal, ibu hamil yang hanya boleh didampingi 1 orang, dan persalinan atau melahirkan yang hanya didampingi dua orang," jelasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD