AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24935.43
-0.07%
-16.92
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
16663.77
-0.92%
-155.21
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Cegah Omicron Masuk RI, Seluruh Kru Penerbangan Internasional Wajib Tes PCR

ECONOMICS
Isty Maulidya
Kamis, 09 Desember 2021 13:57 WIB
Bandara Soekarno Hatta memperketat pemeriksaan terhadap siapa saja yang tiba dari penerbangan internasional, termasuk para kru pesawat.
Cegah Omicron Masuk RI, Seluruh Kru Penerbangan Internasional Wajib Tes PCR (FOTO: MNC Media)
Cegah Omicron Masuk RI, Seluruh Kru Penerbangan Internasional Wajib Tes PCR (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Bandara Soekarno Hatta memperketat pemeriksaan terhadap siapa saja yang tiba dari penerbangan internasional, tidak hanya penumpang, seluruh kru pesawat juga diperiksa PCR. Hal ini sebagai langkah pengendalian covid-19 dan mencegah masuknya Omicron.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta, dr Darmawali Handoko mengatakan, pengawas terhadap personel pesawat udara yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta sejalan dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2021. Sebelumnya para kru pesawat diketahui tidak wajib menjalani tes PCR di bandara.

"Jadi selama ini untuk personel pesawat udara yang ketika masuk mereka tidak diharusakan tes PCR, namun mereka sekarang diharuskan melakukan PCR dan itu semua dilakukan kepada seluruh personel pesawat udara yang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia," jelasnya, pada Kamis (9/12/2021). 

Adanya aturan baru ini dilakukan untuk mencegah Covid-19 varian Omicron masuk ke Indonesia melalui Bandara Soetta. Semua orang yang baru datang dari luar negeri harus dipastikan tidak membawa virus Covid-19, dan dibuktikan dengan menjalani tes PCR dan jug karantina.

"Jadi logikanya, setiap yang datang dari luar negeri itu adalah kita harus praduga bersalah atau praduga dia membawa virus sampai dia dibuktikan tidak dengan dua kali melakukan PCR serta melakukan karantina sesuai ketentuan," jelasnya.

Sementara itu, teguran juga telah dilayangkan kepada sejumlah maskapai yang membawa penumpang yang tidak dilengkapi hasil negatif COVID-19 dengan metode PCR.

"Kalau teguran, kita sudah 20-an kepada maskapai yang membawa penumpang yang tidak sesuai dengan ketentuan yang haruskan dalam perjalanan luar negeri," tutur Handoko. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD