Tak hanya berkembang dari sisi produksi, usaha Ibu Murni juga semakin tertata secara legalitas. Dia telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikasi halal untuk produknya.
Hal yang kerap luput dalam level usaha ultra mikro. Selain memperoleh modal, ia aktif mengikuti berbagai pelatihan dan bazar yang difasilitasi PNM, yang membantunya memahami pengemasan, pemasaran, hingga perluasan jaringan pelanggan.
Dia sangat bersyukur bisa bertemu PNM Mekaar. Dari yang awalnya bingung mencari modal, sekarang usahanya makin berkembang, dan memberikan kebermanfaatan bagi keluarganya. Semangat inilah yang membuat PNM terus mencoba memberikan kebermanfaatannya agar semakin banyak kisah Ibu Murni lainnya diseluruh penjuru negeri.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria, menyampaikan kisah seperti Ibu Murni menjadi gambaran nyata bagaimana intervensi sosial dan ekonomi untuk ibu-ibu berdampak langsung pada ketahanan ekonomi keluarga.
"PNM percaya setiap ibu-ibu memiliki potensi besar untuk berkembang ketika diberi akses permodalan, pendampingan, dan yang terpenting kesempatan. Upaya ini bukan hanya tentang usaha yang tumbuh, tetapi tentang perubahan kualitas hidup keluarga secara berkelanjutan,” kata Dodot.
(Nur Ichsan Yuniarto)