Namun, lintasan pertumbuhan China secara keseluruhan telah mendatar, terbebani oleh krisis properti yang berkepanjangan, penurunan investasi, konsumsi yang lesu, dan deflasi.
“Dalam beberapa tahun terakhir, kita menghadapi lanskap yang begitu serius dan kompleks, di mana guncangan dan tantangan eksternal saling terkait dengan kesulitan domestik dan pilihan kebijakan yang sulit,” katanya.
Dalam pertemuan yang akan berlangsung selama seminggu ke depan, 2.900 delegasi akan menyetujui Rencana Lima Tahun China berikutnya.
Pertemuan ini berlangsung beberapa minggu sebelum kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Beijing, di mana pemimpin China Xi Jinping akan menjamunya untuk membahas perdagangan, teknologi, dan Taiwan, dan isu-isu lainnya. (Wahyu Dwi Anggoro)