AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Colek Nadiem, Luhut Minta BBI Masuk Kurikulum Pendidikan

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Selasa, 30 November 2021 13:30 WIB
Menko Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar karakter Bangga Buatan Indonesia (BBI) bisa masuk dalam kurikulum pendidikan.
Colek Nadiem, Luhut Minta BBI Masuk Kurikulum Pendidikan(Dok. MNC Media)
Colek Nadiem, Luhut Minta BBI Masuk Kurikulum Pendidikan(Dok. MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar karakter Bangga Buatan Indonesia (BBI) bisa masuk dalam kurikulum pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Menko Luhut dalam  peluncuran Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Aroma Maluku Belanja Cipta Nusantara, Senin (29/11/2021).

Menko  Luhut menilai karakter Bangga Buatan Indonesia bisa jadi pondasi untuk mencetak generasi yang peduli dengan produk dalam negeri, siap berwirausaha dan berkompetisi.

"Kepada Mas Menteri Nadiem (Mendikbud Ristek), agar dapat mengawal hal ini dan memasukkannya dalam kurikulum pendidikan," kata Menko Luhut  Binsar dalam keterangan resmi yang diterima MPI, Selasa (30/11/2021). 

Luhut menilai kolaborasi erat antara dunia pendidikan dengan dunia industri melalui kampanye Gernas BBI telah menjadi solusi kesenjangan antara lulusan perguruan tinggi dengan industri.

"Apresiasi kami sampaikan kepada Mendikbud Ristek, beserta jajaran selaku campaign manager, Pemda Maluku, Garuda Indonesia, e-commerce, media, UMKM/IKM/Artisan lokal serta siswa/siswi SMK di Maluku, serta kepada Bapak Gubernur Bank Indonesia dan kantor perwakilan Maluku atas dukungannya untuk Gernas BBI hari ini," ujarnya.

Selanjutnya ke depan Menko Luhut juga berharap agar karya pendidikan vokasi dapat dimanfaatkan oleh industri dalam negeri termasuk kementerian/lembaga/pemerintah daerah.

“Seperti misalnya, mesin Computer Numerical Control (CNC) karya siswa/siswi SMK di Surakarta yang sudah berstandar industri dan tersedia di pasaran.

Kami pun mengajak agar semua pihak bangga membeli produk buatan Indonesia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pada kesempatan ini, Menko Luhut juga mengapresiasi Pemprov Maluku, yang telah memberikan dukungan Rp1 miliar dalam mendukung Gernas BBI ini.  

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD