AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Covid-19 Kian Memanas, Kasus Omicron di Tangsel Bertambah 5 Orang

ECONOMICS
Hambali
Jum'at, 14 Januari 2022 15:25 WIB
Penambahan 1 kasus merupakan transmisi lokal tanpa ada riwayat pasien melakukan perjalanan luar negeri.
Covid-19 Kian Memanas, Kasus Omicron di Tangsel Bertambah 5 Orang
Covid-19 Kian Memanas, Kasus Omicron di Tangsel Bertambah 5 Orang

IDXChannel - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkapkan bahwa penyebaran varian Omicron kembali ditemukan. Dengan begitu, jumlah yang terpapar bertambah 1 menjadi 5 pasien.

Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendralin mengatakan, penambahan 1 kasus itu merupakan transmisi lokal tanpa ada riwayat pasien melakukan perjalanan luar negeri.

"Transmisi lokal. Per kemarin ya, sudah dirawat di Rumah Lawan Covid," katanya, Jumat (14/01/22).

Menurut Alin, penularan varian Omicron sulit dideteksi lantaran mereka yang terpapar umumya tak menunjukkan gejala serius. Bahkan kata dia, pasien terpapar Omicron bisa saja terlihat biasa-biasa saja.

"Artinya kan itu tadi pada saat virus itu ada, mungkin dia sudah bertransmisi di sini. Kita nggak tahu di antara kita juga mungkin kalau diperiksa satu-persatu juga mungkin bisa aja ya, karena omicron ini kan tidak bergejala, kalau bergejala juga ringan seperti batuk biasa bahkan tidak bergejala," jelasnya.

Sebelumnya, jumlah pasien terpapar Omicron di Tangsel mencapai 4 orang. Satu di antaranya terkonfirmasi positif usai pulang dari Amerika Serikat. Lalu 2 pasien pasangan suami-isteri dan terakhir seorang lansia berusia 60 tahun.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD