AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Covid Omicron Banyak Infeksi Anak-anak di Afrika

ECONOMICS
Hasyim Ashari
Sabtu, 04 Desember 2021 20:05 WIB
Kasus covid-19 varian Omicron yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, ternyata banyak menginfeksi anak-anak.
Covid Omicron Banyak Infeksi Anak-anak di Afrika (FOTO: MNC Media)
Covid Omicron Banyak Infeksi Anak-anak di Afrika (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kasus covid-19 varian Omicron yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, ternyata banyak menginfeksi anak-anak.

Banyaknya anak-anak yang dirawat akibat Covid-19  di Tshwane, menimbulkan kekhawatiran bahwa varian Omicron dapat menimbulkan risiko yang lebih besar bagi anak kecil daripada varian virus corona lainnya.

Seorang spesialis kesehatan masyarakat di provinsi Gauteng, Ntsakisi Maluleke mengatakan bahwa dari 1.511 pasien positif Covid-19 di rumah sakit di provinsi tersebut, 113 berusia di bawah sembilan tahun. Jumlah infeksi itu termasuk yang lebih besar daripada gelombang sebelumnya.

"Kami terhibur oleh laporan dokter bahwa anak-anak memiliki penyakit ringan. Pejabat kesehatan dan ilmuwan sedang menyelidiki apa yang mendorong peningkatan penerimaan di usia yang lebih muda dan berharap untuk memberikan kejelasan lebih lanjut dalam dua tahun mendatang,” katanya seperti dikutip dari Channel News Asia (CNA), Sabtu (4/12/2021).

Para pejabat belum tahu varian mana yang telah terinfeksi oleh anak-anak yang dirawat di rumah sakit. Maluleke mengatakan petugas kesehatan masih terus menyelidiki dan berhati-hati.
 
"Mereka lebih suka memiliki anak dalam perawatan selama satu atau dua hari daripada memiliki anak di rumah dan memperumit, tetapi kita benar-benar harus menunggu buktinya," ucapnya.

Dia menambahkan banyak pasien Covid-19 di Gauteng melaporkan gejala seperti flu tidak spesifik seperti tenggorokan gatal, dibandingkan dengan penanda yang lebih mudah diidentifikasi seperti kehilangan rasa atau penciuman.

Tetapi dia mendesak orang tua dan wanita hamil, kelompok lain untuk tidak menganggap enteng gejala seperti flu dan untuk dites jika diperlukan intervensi lebih lanjut. "Masyarakat sebaiknya tidak terlalu takut tetapi meningkatkan waspada," tambahnya.

Para ilmuwan masih bekerja untuk mencari tahu seberapa parah penyakit yang disebabkan oleh varian Omicron, yang pertama kali terdeteksi di Afrika selatan bulan lalu dan sejak terlihat di lebih dari 30 negara, dan apakah itu mungkin lebih resisten terhadap vaksin yang ada. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD