AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

Curi Start Mudik Pakai Pesawat, Penumpang Ini Mengaku Sudah Rindu Keluarga

ECONOMICS
Hasan Kurniawan/Sindo
Rabu, 05 Mei 2021 10:12 WIB
Jelang larangan mudik Lebaran, pada 6-17 Maret 2021, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, terlihat lebih ramai dari biasanya.
Curi Start Mudik Pakai Pesawat, Penumpang Ini Mengaku Sudah Rindu Keluarga. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Jelang larangan mudik Lebaran, pada 6-17 Maret 2021, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, terlihat lebih ramai dari biasanya.

Seperti diketahui, pada masa pandemi Covid-19, dunia penerbangan sempat lesu. Namun, berangsur-angsur kembali pulih. Tercatat, pergerakan penumpang di Soetta sehari 40-60 ribu orang.

Khanza (25), salah seorang penumpang mengatakan, dirinya hendak mudik ke Padang dan menghabiskan Lebaran bersama ayah dan ibunya di kampung.

"Saya dari Bandung, mau pergi mudik ke Padang, naik Lion Air. Ya, tahun kemarin tidak bisa pulang, karena gak diizinkan. Tetapi tahun ini boleh," katanya, kepada Sindonews, di Terminal 2, Rabu pagi. 

Karyawan swasta ini pulang seorang diri. Dia membawa surat tugas dari kantor tempatnya bekerja dan syarat lain, seperti hasil tes PCR. Selain rindu orang tua, perjalanan mudiknya untuk dinas.

"Syaratnya tes SWAB. Saya tes SWAB di Bandung. Gak ada persiapan khusus, biasa saja, karena mudik gak mudik saya biasa perjalanan dinas. Saya yang pegang projek di kantor," ungkapnya lagi.

Kendati demikian, dia mengaku sengaja pulang lebih cepat sebelum larangan mudik diberlakukan besok. Dengan alasan ingin istirahat lama di kampung.

"Dari pada nunggu jadwal dinas di sini, ya udah mending sekalian mudik. Kebetulan saya ada jadwal dinas habis Lebaran, tapi kan di sana juga ada kantor cabang, jadi bisa tetap WFO dari sana," tukasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD