Turut hadir juga para CEO dan pimpinan perusahaan global dari Hong Kong dan China, yang tengah menjajaki peluang investasi di kawasan Asia Tenggara.
Menurut Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, kawasan yang dikelolanya memang sengaja dirancang sebagai ekosistem industri terintegrasi yang menjawab kebutuhan industri global akan kepastian, efisiensi, dan keberlanjutan.
Menurut Ngurah, KEK Industropolis Batang bukan hanya menawarkan kawasan industri, namun juga sebuah ekosistem yang memastikan kepastian berusaha, kesiapan infrastruktur berstandar internasional, serta dukungan kebijakan yang konsisten.
"Hal ini menjadi fondasi kami dalam menarik investasi berkualitas dan berjangka panjang," ujar Ngurah.
Ngurah juga menegaskan bahwa KEK Industripolis Batang terus berkembang sebagai pusat manufaktur dan logistik strategis yang berorientasi ekspor serta berkontribusi langsung terhadap peningkatan nilai tambah nasional dan penciptaan lapangan kerja.
(taufan sukma)