sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dari Sensus Ekonomi 2026, Ada Pelaku UMKM yang Harap Naik Kelas

Economics editor Rohman Wibowo
31/07/2026 21:00 WIB
BPS menggelar Sensus Ekonomi 2026 untuk mendata aktivitas ekonomi, termasuk pelaku usaha sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah.
BPS menggelar Sensus Ekonomi 2026 untuk mendata aktivitas ekonomi sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)
BPS menggelar Sensus Ekonomi 2026 untuk mendata aktivitas ekonomi sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)

Dari sekian tanya, setidaknya ada satu pertanyaan petugas yang membuat Syahid agak lama menjawab. Adalah soal Nomor Induk Berusaha (NIB). Sejauh ini, lapak usahanya belum dibekali NIB.

“Belum tahu cara pengurusannya (NIB), dan merasa skala usahanya masih kecil sehingga belum merasa urgensi memiliki NIB,” jelas Syahid.

Pertanyaan-pertanyaan yang dijawab Syahid menjadi pokok wajib dari rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 garapan Badan Pusat Statistik. Dari tiap pertanyaan petugas yang dibalas responden bakal menjadi basis data yang diolah BPS.

Olah data BPS kemudian menjadi peta baru aktivitas ekonomi kekinian yang menjadi pegangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan, termasuk sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) seperti yang digeluti Syahid.

Data Untuk UMKM Naik Kelas

Syahid yang belum memiliki NIB lantaran tak tahu cara mengurusnya dan tak mengetahui fungsinya bisa jadi menjadi secuil potret realitas UMKM, terlebih di sektor mikro. Realitas ini patut dimaknai akan seberapa prospektifnya sektor ini di masa datang.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement