IDXChannel - Syahid tak ragu-ragu saat menjawab berapa pendapatan hasil usaha pet shop miliknya. Dia pun tak berpikir lama menjawab ketika ditanya berapa pengeluaran rutin untuk operasional tokonya. Sampai ke pertanyaan bagaimana distribusi penjualan barang, Syahid terdengar fasih merespons.
Lapak pet shop milik Syahid yang terletak di Depok, Jawa Barat, ini sedang tak ada pembeli saat Sabtu (11/7) pagi. Selepas toko dibuka, dia merapikan bungkus demi bungkus pakan kucing yang berjejer di rak. Di sudut toko, hanya satu orang yang dilayani Syahid kala itu: Petugas Sensus Ekonomi.
Zulfikar, nama petugas sensus itu melayangkan lebih dari 10 pertanyaan. Fokus tanya menyasar bagaimana perkembangan bisnis pet shop Syahid. Soal seberapa laku jualannya, nyaris tak ada isu bagi lapak usaha Syahid. Juga soal margin, lapak usaha tampak prospektif, meski baru berjualan dua tahun belakangan.
“Boleh disebutkan berapa omzet pet shop Mas Syahid?” tanya Zulfikar.
“300 ribu sampai 400 ribu per hari,” jawab Syahid.
“Lalu, sekali belanja berapa budget-nya?” petugas kembali tanya.
“Tiga sampai empat juta sekali seminggu. Dikirim langsung dari distributor,” Syahid cepat menjawab.