sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dari Sensus Ekonomi 2026, Ada Pelaku UMKM yang Harap Naik Kelas

Economics editor Rohman Wibowo
31/07/2026 21:00 WIB
BPS menggelar Sensus Ekonomi 2026 untuk mendata aktivitas ekonomi, termasuk pelaku usaha sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah.
BPS menggelar Sensus Ekonomi 2026 untuk mendata aktivitas ekonomi sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)
BPS menggelar Sensus Ekonomi 2026 untuk mendata aktivitas ekonomi sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)

Amalia berkaca pada dampak dua sensus ekonomi dua edisi sebelumya, yakni 2006 dan 2016. Dari hasil Sensus Ekonomi 2006 ditemukan bahwa 99,8 persen dari total usaha di Indonesia adalah UMKM. Tak lama berselang setelah temuan BPS, lahirlah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM.

Berikutnya pada 2016, hasil sensus ekonomi menemukan 44 persen UMKM yang ada di Indonesia mengalami kesulitan akses terhadap pemodalan. Seturut itu, pemerintah lantas membuka perluasan KUR. “Jadi biasanya setelah sensus ekonomi ini pasti akan hadir kebijakan besar yang lebih kondusif buat masyarakat untuk berkembang lebih besar, usahanya bisa kemudian didorong untuk lebih produktif,” kata Amalia dalam podcast belum lama ini.

Amalia menyoroti Sensus Ekonomi 2026 ini begitu vital. Ini seiring perubahan sosial-ekonomi selepas pandemi Covid-19. Seusai pandemi, struktur ekonomi berubah dan jenis aktivitas ekonomi pun mengalami pergeseran yang relatif besar. Mayoritas masyarakat terbiasa melakukan aktivitas ekonomi termasuk jual-beli secara daring melalui marketplace menyusul terjadinya transformasi digital.

“Jadi, (Sensus Ekonomi 2026) ini penting sekali, karena kita sangat meyakini, dulu ekonomi digital sebelum pandemi tidak terlalu berkembang. Jadi, tentunya perubahan ini harus diukur secara akurat, harus kita lihat secara komprehensif, harus dengan data,” urai Amalia.

Bagi Syahid, menjadi pengusaha bak jalan hidupnya. Sejak masa kuliah, dia selalu bercita-cita bagaimana menciptakan lapangan kerja. Dari hasil ojek online semasa kuliah, dia tak lupa menyisihkan pendapatan dari antar penumpang demi penumpang untuk modal usaha.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement