sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Di Hadapan Komisi VI, Mendag Paparkan Potensi Kerja Sama Dagang dengan Iran

Economics editor Muhammad Farhan
09/07/2024 10:40 WIB
Zulhas mengatakan dalam lima tahun terakhir sejak 2019-2023, Indonesia mengalami surplus dalam hubungan perdagangan dengan Iran.
Di Hadapan Komisi VI, Mendag Paparkan Potensi Kerja Sama Dagang dengan Iran (FOTO:MNC Media)
Di Hadapan Komisi VI, Mendag Paparkan Potensi Kerja Sama Dagang dengan Iran (FOTO:MNC Media)

Selain itu, Iran memiliki total jumlah penduduk 88 Juta jiwa sehingga memberikan potensi pasar yang potensial bagi Indonesia. Namun demikian, Zulhas mengatakan masih ada hambatan bagi Indonesia dalam perdagangan dengan Iran karena struktur tarif yang tinggi.

"Struktur tarif Iran yang relatif tinggi itu lah menjadi hambatan utama produk Indonesia agar berdaya saing," katanya.

Sebagai informasi, persetujuan antar Indonesia-Iran merupakan yang merupakan persetujuan dagang kedua Indonesia di kawasan Timur Tengah. Kemudian, hubungan dagang Indonesia-Iran ini menjadi yang pertama persetujuan dagang yang mencakup pengaturan Imbal Dagang (Counter Trade) sebagai alternatif transaksi perdagangan.

"Sekarang juga banyak permintaan, termasuk Mesir juga meminta counter trade," ujar Zulhas.

Zulhas juga mengatakan, persetujuan dagang Indonesia-Iran telah ditandatangani pada 23 Mei 2023 di Istana Bogor oleh Menteri Perdagangan kedua negara, disaksikan oleh Presiden RI dan Presiden Iran.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement