Melihat situasi tersebut, DBS Research menilai perlunya menjaga stabilitas makroekonomi melalui pengendalian inflasi dan disiplin fiskal yang konsisten.
Selain itu, menjaga daya beli domestik juga harus tetap menjadi prioritas utama untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga perlu memastikan stimulus fiskal tetap tepat sasaran dan berkelanjutan.
Adapun pelaku usaha disarankan mulai mengantisipasi potensi perlambatan ekonomi global pada semester kedua 2026.
“Kepastian dan konsistensi regulasi menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya tarik investasi. Komunikasi kebijakan yang jelas dan dapat diprediksi penting untuk menjaga sentimen pasar,” ujar Radhika.
(NIA DEVIYANA)