AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Dilebur dengan Kemendikbud, Begini Nasib ASN di Kemenristek? 

ECONOMICS
Giri Hartomo
Kamis, 29 April 2021 15:32 WIB
Pemerintah resmi menetapkan dua kementerian baru, antara lain Kementerian Investasi dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tinggi.
Dilebur dengan Kemendikbud, Begini Nasib ASN di Kemenristek? (Foto: MNC Media)
Dilebur dengan Kemendikbud, Begini Nasib ASN di Kemenristek? (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah resmi menetapkan dua kementerian baru, antara lain Kementerian Investasi dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tinggi (Kemendikbud-Ristek), menyusul dilantiknya Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi dan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud-Ristek

Kementerian Investasi sendiri merupakan Kementerian baru yang dibentuk Presiden Joko Widodo. Sedangkan Kemendikbud-Ristek merupakan hasil penggabungan antara Kementerian Riset dan Teknologi bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lantas bagaimana nasib dara para Aparatur Sipil di masing-masing Kementerian?

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN, Paryono, mengatakan untuk ASN yang bekerja di lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi tidak perlu khawatir. Karena para ASN ini kemungkinan besar akan digabungkan bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

“Kemungkinan iya (ASN Kemenristek akan masuk ke Kemendikbud). Ini seperti Kemenristek-Dikti yang digabung dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (beberapa tahun lalu),” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (29/4/2021).

Sementara untuk Kementerian Investasi, bisa saja para ASN ini akan diambil dari pos-pos Kementerian dan Lembaga lain. Karena menurutnya, mutasi antar instansi sangat dimungkinkan apalagi jika ada yang membutuhkan Sumber Daya Manusia.

“Pada dasarnya mutasi antar instansi dimungkinkan, jika ada organisasi atau instansi baru membutuhkan SDM, akan ditawarkan ke instansi lain untuk mengisi pos-pos yang ada,” jelasnya.

Namun, jika kebutuhan pegawai masih belum juga terpenuhi, maka bisa dilakukan dengan cara rekruitmen dengan pengajuan formasi ASN. Namun, proses rekrutmen ini tidak bisa dilakukan pada tahun ini melainkan di periode berikutnya.

“Jika dirasa masih kurang maka bisa dipenuhi dengan mengajukan formasi ASN,” ucapnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD