AALI
9950
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1515
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1065
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1185
AGAR
448
AGII
1190
AGRO
1005
AGRO-R
0
AGRS
320
AHAP
77
AIMS
284
AIMS-W
0
AISA
288
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
456
AKRA
3130
AKSI
800
ALDO
675
ALKA
238
ALMI
226
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/04/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
483.36
-0.1%
-0.50
IHSG
6086.26
0.11%
+6.76
LQ45
907.67
-0.08%
-0.77
HSI
28969.71
0.61%
+176.57
N225
29642.69
0.07%
+21.70
NYSE
16116.85
0.73%
+116.70
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,643
Emas
831,440 / gram

Dipuji Jokowi, Pengamat: Bahlil Punya Nyali di Lapangan

ECONOMICS
Hafid Fuad/Koran Sindo
Sabtu, 06 Maret 2021 18:45 WIB
Puja puji diberikan Presiden Joko Widodo kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dalam mendatangkan target investasi.
Dipuji Jokowi, Pengamat: Bahlil Punya Nyali di Lapangan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Puja puji diberikan Presiden Joko Widodo kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dalam mendatangkan target investasi. Pujian itu disampaikannya saat memberikan sambutan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Hotel Kempinski, Jakarta.

Pujian Jokowi pun bersambut, Chief Economist TanamDuit, Ferry Latuhihin, menyebut Bahlil sebagai sosok yang tepat dalam mengurus investasi yang rumit bahkan kompleks. Keunggulan Bahlil disebutnya karena lebih berani dibanding pejabat sebelumnya. Faktor ini didukung latar belakangnya yang memang pelaku bisnis dan teruji.

"Bahlil punya nyali di lapangan. Bukan cuma sekedar mikir-mikir dan meeting. Bicara harus untuk implementasi bukan sebatas policy making," kata Ferry saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (6/3/2021).

Menurutnya birokrasi Indonesia memang perlu orang yang paham lapangan. "Istilahnya kita perlu pemain bola yang bisa mencetak gol. Bukan cuma pelatih yang bisa melihat kesalahan pemain. Ibaratnya kalau jadi pejabat jangan punya mental pelatih apalagi wasit," ujarnya.

Lebih lanjut dia menambahkan kekuatan nyali dibutuhkan BKPM dan birokrasi bidang investasi, karena yang dihadapi birokrasi di banyak level hingga level provinsi.

"Banyak aturan-aturan yang bertabrakan menurut saya. Misalnya urusan sungai. Kalau bangun minihydro, itu bisa menggunakan air sungai yang melewati beberapa Kabupaten. Tidak semua kabupaten berada dalam satu payung hukum yang sama. Ini yang bisa menghambat investasi," katanya.

Sebelumnya Jokowi mengaku hampir setiap hari menelpon Bahlil untuk menanyakan investasi yang masuk di Indonesia. “Ini kuncinya ada di pak Bahlil, kepala BKPM. Setiap hari saya telepon saya tanya terus berapa persen bisa tahun ini? Berapa triliun bisa naik? Siapa yang masuk? Sudah sampai mana targetnya? Tercapai ndak? Tiap hari. Untung orangnya tenang dan semangat. Kalau endak mungkin drop sudah. Karena tiap hari dikejar terus,” tutur Jokowi belum lama ini. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD