AALI
7950
ABBA
600
ABDA
0
ABMM
1240
ACES
1320
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2410
ADHI
685
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1335
AGAR
398
AGII
1790
AGRO
2500
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
59
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3600
AKSI
422
ALDO
635
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/07/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.19
-1.28%
-5.68
IHSG
6070.04
-0.83%
-50.69
LQ45
823.04
-1.17%
-9.71
HSI
25961.03
-1.35%
-354.29
N225
27283.59
-1.8%
-498.83
NYSE
16697.14
0.75%
+123.58
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
850,320 / gram

Ditpolair Polda Babel Amankan Kapal Hantu, ABK Masih Diburu

ECONOMICS
Haryanto/Kontri Babel
Selasa, 15 Juni 2021 16:25 WIB
Kapal cepat tanpa nama atau yang sering disebut kapal hantu, bersandar di Dermaga Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Babel.
MNC Media

IDXChannel - Kapal cepat tanpa nama atau yang sering disebut kapal hantu, bersandar di Dermaga Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung (Babel), Air Anyir, Kabupaten Bangka. Sementara Anak Buah Kapal (ABK) masih diburu.

Kapal hantu tersebut tiba di Dermaga Ditpolairud pada Minggu (13/6/2021) lalu, setelah berhasil dievakuasi tim gabungan dari dalam hutan bakau, di kawasan Tanjung Jati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

"Kapal Hantu ini berhasil tarik ke laut pada Jumat malam lalu, setelah masuk ke dalam hutan bakau sekitar 75 meter dari bibir pantai dan sekarang kami amankan di Dermaga Ditpolairud," kata, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, saat presrilis Salasa (15/6/2021).

Namun, turut Kapolda, pihaknya belum bisa mengungkap pelaku termasuk barang yang sempat dibuang ABK.

"ABK dan Penum lainnya masih diburu termasuk barang yang dibuang ke laut. Latar belakangnya apa, kenapa dia begitu ketakutan saat dikejar oleh tim patroli kami. Itu semua masih kami dalami," ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, pihaknya telah berkoordinasi dengan nelayan setempat, untuk segera melaporkan ke polisi jika menemukan barang yang mencurigakan.

"Kami juga sudah meminta kerjasama dengan para nelayan, bila menjumpai barang - barang yang tidak dikenal. Namun hingga kini hasilnya belum maksimal," ucapnya.

Sebelumnya, kapal hantu yang diduga membawa barang ilegal tersebut, nekat menerobos masuk hutan bakau di Kawasan Tanjung Jati, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, pada Sabtu (5/6/2021) lalu.

Aksi nekat itu, terjadi setelah kapal dengan lima mesin yang masing-masing berkapasitas 200 PK tersebut, terlibat aksi kejar-kejaran dengan helikopter yang diawaki Personel Ditpolairud Polda Babel.

Kapal hantu yang diduga dibawa empat orang itu, terpantau tim patroli melaju kencang dari perairan Bangka Barat, hingga ke perairan pulau Nangka Bangka Tengah.

Sempat diberi peringatan berkali - kali termasuk tembakan peringatan agar berhati, namun tidak dihiraukan. Hingga akhirnya kapal hantu memasuki perbatasan Pulau Bangka dan Sumatera lalu masuk hutan bakau.

Saat ini Anak Buah Kapal (ABK) hantu tersebut masih diburu polisi, termasuk benda yang sempat dibuang para ABK ke laut masih belum ditemukan. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD