AALI
8025
ABBA
605
ABDA
0
ABMM
1255
ACES
1315
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2400
ADHI
680
ADMF
7700
ADMG
212
ADRO
1355
AGAR
398
AGII
1765
AGRO
2340
AGRO-R
0
AGRS
266
AHAP
59
AIMS
400
AIMS-W
0
AISA
212
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3650
AKSI
420
ALDO
625
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
439.25
0.24%
+1.06
IHSG
6075.34
0.09%
+5.31
LQ45
825.40
0.29%
+2.36
HSI
25956.22
-0.02%
-4.81
N225
27761.68
1.75%
+478.09
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,859
USD/IDR 14,460
Emas
844,281 / gram

Pembocor 279 Juta Data WNI Sudah Diketahui, Kini Sedang Diburu Polisi

ECONOMICS
Putranegara/Kontri
Selasa, 15 Juni 2021 16:14 WIB
Bareskrim Polri menyatakan telah menemukan profil dari pelaku yang diduga membocorkan data 279 juta Warga Negara Indonesia (WNI) di BPJS Kesehatan.
Pembocor 279 Juta Data WNI Sudah Diketahui, Kini Sedang Diburu Polisi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bareskrim Polri menyatakan telah menemukan profil dari pelaku yang diduga membocorkan data 279 juta Warga Negara Indonesia (WNI) di BPJS Kesehatan. Dia membocorkan data nasabah ke dalam situs Raid Forum.

"Untuk sementara penyidik telah menemukan profil milik pelaku yang ada di dalam Raid Forum itu. Profilnya penyidik sudah membaca itu, tinggal di dalami oleh penyidik," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/6/2021).

Dengan ditemukannya profil terduga pelaku tersebut, Rusdi menyatakan tak menutup kemungkinan pihaknya tentang proses lanjutan dari penyidikan perkara dugaan kebocoran data WNI tersebut.
 
"Ke depan ada perkembangannya. Tentunya sudah mengarah profil ke pelaku," ujar Rusdi.

Menurut Rusdi, ditemukannya profil terduga pelaku tersebut setelah penyidik melakukan penelusuran melalui mata uang crypto atau Cryptocurrency. 

"Lalu juga telah memeriksa secara online Cryptocurrency yang diduga itu milik pelaku. Untuk sementara penyidik telah menemukan profil milik pelaku yang ada di dalam Raid Forum itu. Profilnya penyidik sudah membaca itu, tinggal di dalami oleh penyidik," ucap Rusdi.

Sebanyak 279 juta data penduduk Indonesia diduga telah bocor dan dijual di forum online, termasuk data orang yang telah meninggal dunia.

Informasi ini berdasarkan sebuah cuitan dari akun Twitter @ndagels dan @nuicemedia yang pertama kali mengungkap kebocoran data tersebut. Data bocor itu meliputi informasi yang cukup lengkap dari para penduduk Indonesia.

Adapun informasi pribadi yang bocor meliputi NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, alamat, nomor telepon, dan bahkan jumlah gaji juga termasuk di dalamnya.

Sejauh ini belum diketahui data bocor ini berasal dari instansi mana. Namun, berdasarkan unggahan yang bagikan @nuicemedia, dugaan menyebutkan data yang bocor tersebut dari BPJS Kesehatan.

Untuk membuktikan kebenaran data dari 279 juta, si pengunggah data bahkan memberikan sampel berisi 1 juta data penduduk Indonesia. Sampel tersebut diunggah ke laman berbagi file bayfiles, anonfiles, dan mega. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD